Selasa, 15 Maret 2011

dosa

ketika hormon mengendaalikan seluruh diri
ketika dosa pertama ditunaikan sukarelaa seakan lambang kebebasan
ketika nurani akal nafsu berperang tak gentar tanpa gerilya
saat itulah ahir asuransi keselamatan

orang bilang, hidup adalah pilihan, aku bilang hidup adalah cobaan
orang bilang, hidup adalah untuk mencari kebahagiaan, aku bilang hidup adalah mencari keselamatan

----
tiba tiba reni datang dan menghampiriku "sof, mau cek email dong"
aku pun kehilangan kata-kata untuk melanjutkan warta ini.
----

sekian dulu

Selasa, 08 Maret 2011

kado




malam ini teman2 kosan (aku, ajeng dan belo) meramu (mencetak ulang) coklat. ajeng ngasi ke agi (pacarnya), belo mau ngasi ke ___(gebetanya) dan aku memutuskan mau ngasi ke inka. aku iri melihat teman2ku berkreasi karena terinspirasi cinta. jadi aku ikut2an.
sebenarnya yang menarik bukan bikin coklatnya, melainkan bikin wadah kado nya.
aku bikin seperti ini:





Jack love, karena aku memandang inka seperti jack dan dia love.
3 kriting, karena... ada deh, geblek deh pokoknya.
as waru, karena aku paling suka gambar itu. komposisi dan bentuknya paling aku favoritkan.


Minggu, 13 Februari 2011

cerpen ini kutulis untukku sendiri

Selamat petang.
Saya tinggal di distrik yang banyak sekali kucing disini. Hampir setiap hari saya melihat kelahiran, kematian, pertengkaran, percintaan, dan kasus tabrak lari kucing. Dengan manusianya? Tidak jauh berbeda. walau sangat ramai disini, kami tidak saling mengenal. Ada yang jahat, ada pula yang pura-pura jahat, aku tidak tahu adakah yang baik?
Saya ingin menceritakan tentang manusia-manusia yang saya kenal.
Ada manusia, bernama Varah. Dia manusia yang baik, saya membicarakan banyak hal tentang menafsirkan perintah-perintah Alam. Seringkali saya hilang arah dan bercerita kejadian kepadanya. Bukan solusi yang saya dapat, memang, namun cukup untuk 1 poin bukti menuju pembenaran. Varah sangat dekat dengan keluarganya. Hanya 2-3 minggu sekali dia pulang kerumah keluarganya, dan meninggalkan distrik ini untuk sementara.dia orang baik, kupikir. Karena perilaku yang tanpa kelicikan. Kadang aku menggambarkan jalan pikiranya semacam Luna Lovegood. Polos mendekati gila, menurut sebagian manusia. Karena lebih dari sebagian manusia tidak lagi polos, sehingga naïf dianggap tak normal alias gila. Peruntunganya di distrik ini kurang baik, tapi saya sangat penasaran apa yang ia dapat 2 tahun mendatang dan selebihnya, setelah kami meninggalkan tempat sempit ini.
Manusia lainya lagi adalah Flo. Namanya berarti cantik. Bagaimana dengan parasnya? Saya tidak tahu, karena keindahan walau bagaimanapun adalah subjektif. Bagaimana dengan subjektif saya? Tidak tahu, karena saya baru mengenalnya 1-2 tahun terakhir saja. Tidk ada manusia yang cantik sama dengan tidak ada manusia yang sempurna, kecuali imajinasi. Flo menganggap dirinya sangat rapuh, dan berusaha keras membuat dirinya rapuh dan terlihat rapuh. Hampir-hampir membuatku percaya. Namun ia rupanya serigala berbulu domba. Atau musang berekor merak. Atau gadis berkepala rubah. Aku tidak mengatakan ia jahat, tidak pula mengatakan benci. Aku suka. Karena munafik adalah semua orang, termasuk aku, termasuk kamu. Hanya saja kadarnya berbeda-beda. Aku anggap ini menarik, aku sering mengatakan banyak hal padanya, member petuah seakan aku pertapa tua yang bijaksana. Aku tak tahu seberapa tak berarti nasihatku untuknya, namun kami cukup menikmati kepura-puraan ini,setidaknya untuk hiburan sebelum berpisah. Flo sangat bergantung pada keluarganya di rumah, sama seperti aku dan kamu, hanya saja dia terlampau sadar bahwa dia sangat bergantung, tidak seperti aku atau kamu yang kadang lupa.
Manusia terakhir adalah Dara. Berbeda dengan aku, Flo dan Varah, Dara memiliki kesempatan untuk memiliki pacar. Dia wanita yang terlihat lebih kuat. Mungkin karena ia memiliki lebih banyak ilmu yang ia dapat dari cara pikir pria,sehingga ia lebih bangga menyebarkan hawa keibuanya daripada kekanakanya. Dara cukup menikmati keberadaanya di distrik kucing ini. Tak seperti kami yang kadang harus bergelut dengan hati tentang apa yang akam kami torehkan malam ini, lirik apa yang akan di gubah, patung apa yang akan di pahat, atau kisah mana yang akan diratapi, dia tidak. Mungkin karena tempat ia tinggal mirip dengan distrik ini, sehingga ia bida meredupkan kobaran hatinya dan berlaku normal layaknya manusia lainya. Dan dia menikmati kehidupan distrik ini. Entah selamat atau belasungkawa, karena aku juga tidak tahu, siapa yang tersesat.
Yah itulah sekelumit tentang kisah manusia-manisia yang aku cintai di distrik pengap ini.
Aku tidak tahu kemana aku akan tinggal setelah pergi dari distrik kucing. Karena ternyata aku tidak bisa bertahan lama di distrik yang cukup banyak gobcanganya. Mungkin kelemahanku karena aku masih berteman dengan 2 sahabat terdekatku, setan malas dan setan rakus. Entah bagaimana aku harus berterima kasih pada mereka berdua karena dengan setia mendampingiku kemanapun aku berjalan, bahkan dikala membaca ayat alkuran yang membosankan. Semilir angin yang berdesir di ulu hari dan timpaan sebutir salju yang menetesi rongga dada dikala aku mengingat Pencipta, semakin samar dan menjadi kepura-puraan. Kerelaan hati dan sembah sujud pada yang Maha Kuasa menjadi rutinitas, formalitas belaka.
Yasudah, lambat laun aku akan bertanggung jawab juga. Mau kabur sampai mana juga semua setan itu akan menemukanku. Kepada Tuhan aku bersumpah, meski hanya kepura-puraan, hanya Engkau satu-satunya yang kucintai dan kupercayai.

Kamis, 30 Desember 2010

ceroboh



aku baru saja menyenggol tinta printer yang tutupnya terbuka. ternyata hasilnya bagus (mengotori karpet, dinding dan galon airku), jadi kubiarkan begitu saja. hehehe. warna memang menyenangkan untuk dilihat, aku jadi nggak tega buat membersihkanya. hahaha. (alasan si pemalas).
dan barusan aku sadar. ternyata tinta yang nyiprat ke galon itu, masuk mengkontaminasi air munum. warnanya jadi biru. gila, untung belum jadi ku minum.
tapi biru nya cantik. hahaha.

omong-omong aku nggak punya senang-senang malam tahun baru. karena tanggal 3 januari SAYA PRESENTASI EKSTERNAL. doakan saya. plis. doakan saya. plissssss. doakan saya!
ya Alloh, tolong hamba.

yahahaha. selamat h-2 TAHUN BARU!!


Kamis, 23 Desember 2010

idk

i don't know what i was doing.

singkat saja. belakangan ini aku banyak mendapatkan imajinasi baru. bukan inspirasi sebenarnya. mungkin kesesatan. aku juga nggak tahu sebenarnya apa yang membuat sesuatu dianggap sesat, apakah teori/pemikiran dari manusia? atau teori Tuhan? panjang juga aku berdebat dengan pikiranku sendiri, dan aku berkesimpulan. sebenarnya hal yang dijadikan landasan memutuskan sesuatu adalah hati nurani.
nurani adalah topik faforit yang berputar selalu di otaku.
ok, aku akan memulai. jadi belakangan ini aku pernah berpikir. what if i have felt in love with a Christian. tidak benar2 terjadi. hanya what if. ya aku tau kalian semua( mungkin seluruh alam) akan menentang. "kau pendosa!" "kau pezinah!murtad!". nggak tau sih, apakah ada yang benar akan menyelamatkan ku jika what if itu benar-benar terjadi.
nggak, nggak, aku tidak sedang ber khutbah.
yang mau kukatakan adalah, ketika kita memilih sesuatu, dan melakukan sesuatu, sebenarnya itu atas dasar apa? apakah agama? norma? tradisi?
it will be so boring, so unrich. kalau yg terjadi adalah bahkan kita tidk tau buat apa kita melakukan ini-itu.
idk,
saat kita misal dituntut menikah setelah selesai kuliah dan sudah bekerja, itu karena menjalankan tradisi. "sudah saatnya menikah, carilah pasangan,carilah pacar". but wait a minute, apakah pengantin itu tahu apa arti pernikahan sebenarnya? katakanlah, sudah jelas dalam alkuran kita wajib menikah saat siap. siap yang bagaimana? finansial? rohani?
atau misal, sudah saatnya kita pakai jilbab, udah besar. buat apa? atau pakailah jilbab, sudah mens, sudah dewasa. buat apa? karena alkuran mengatakanya? maksudku, coba ceritakan kenapa bisa Tuhan kita menyuruh melakukan ini dan itu?
cara berpikirku selalu demikian. I'm not a practical (walau kadang2 demikian). I'm a theoritical.

selama ini, kedekatanku dengan Alloh tidak konstan. bahkan aku lebih merasa lebih dekat dengan nuraniku. aku nggak mengatakan Tuhan itu tidak sejalan dgn nurani, atau sebaliknya. it's conditional.
pernah suatu hari aku sangat ingin unpar. sangat ingin. maksudnya benar2 ingin sampai aku mencapai tahap tinggal daftar ulang aja. saat itu Bapaku mengatakan hal yang sangat sangat....aku nggak tau. tapi yang jelas kala itu pikiranku masih tak berubah, sampai baru sekarang aku sadar.
bapakku bilang "Kamu sombong". dulu aku benci dikatakan sombong, sok pintar. karena aku ingin unpar bukan bualan. maksud bapaku, aku sangat sombong bahkan menentang kata Alkuran bahwa kita harus berhati2 terhadap nasrani dan sebagainya. kala itu aku nggak mendapat maknanya. so what kalau aku menentang? aku nggak tau kenapa hars waspada dgn mereka?
Tapi Tuhanku bukanya membenciku, namun malah membariku anugrah. belakangan aku masuk arsitektur disini adalah anugrah.
itulah salah satu kisah nuraniku. Alloh tidak menghukumku ketika nuraniku berkata salah. Alloh membantuku ke jalan yang membahagiakan dikala aku mempertahankan apa yang nuraniku ingin lakukan.
Kadang aku salah paham antara nurani dan nafsu.
dahulu saat aku punya pacar, belakangan aku ketahui bahwa itu adalah nafsu. kala itu, aku nggak tahu apa alasanya aku nggak bahagia punya pacar yang baik.dan akhirnya, aku nggak tahu gimana cara Alloh memeritahuku perbedaan nurani dan nafsu, yang jelas nafsu nggak membuatku bahagia.
Alloh Maha Besar.
Aku nggak punya apa apa. sekalipun nurani. Dia yng mengontrol semua. I mean it.
dulu aku di ajari di sd bahwa iman itu: diucapkan dengan lisan, dilakukan dengan perbuatan, dan diyakini dalam hati. sebenarnya itu kebalik. diyakini dengan hati, dilakukan dengan perbuatan, baru diucapkan dengan lisan. I mean, kita nggak mungkin mengatakan sesuatu yang tidak kita pahami benar. kecuali bagi pembual. mungkin aku pembual, tapi saat menjadi pembual, itu seolah aku nggak punya nurani. itu.. tidak membahagiakan.

Oh Ya Alloh, Tuhanku, Engkau sangat Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Besar. saya bukan apa2. debu pun bukan, halusinasi pun bukan. habis nulis ini saya mati pun is not important. really.

Ok, back to topik. what if i have felt in love with a Christian? ya udah, kan cuma what if. ntar aja dipikir kalau benar2 terjadi. untuk saat ini lakukan saja apa yang nurani ingin lakukan. jangan buang energi mu untuk suatu perandaian yang bisa diabaikan untuk saat ini.
oh iya, aku tidak menilai orang lain lo ya, yang menilai diri masing2 individu adalah Tuhan.
ok, have a nice weekend everyone!

Kamis, 02 Desember 2010

3 hal

1. kola besar
saya pelanggan setia big cola. soalnya murah dan membuat melek saat saya dibutuhkan melek di malam malas seperti malam ini. dan ternyata big cola made in indonesia. wah, terkejut juga saya karena heran, mengapa menggunakan nama brang tidak dengan bahasa Indonesia. bahkan ada lambang persatuan sepak bola asing terpasang di label. yah sedihnya. bahkan nama benda dengan menggunakan bahasa pertiwi sudah tidak membuat bangga, bahkan dihindari.
kata pepatah badai pasti berlalu. semoga mental kita segera bangkit. hidup produksi dalam negri.
2. kacamata 3d hand made
dalam suatu acara makrab, yang bertemakan tourism, saya menggunakan kaca mata 3d superbesar yang saya buat sendiri, untuk mengimbangi kostum saya yang melempem. saya terinspirasi dari drama jepang, lovely complex. saat muda dulu, saya pernah ingin mencoba membuatnya, namun baru kesampaian sekarang. hhe.
3. analog pocket
saya sedang sangat ingin memiliki kamera analog. karena teman saya, bello baru beli dari temanya seharga kurang dari Rp 60.000,00.
kamera analog mengingatkan saya akan film ttg kitchen. kata sepotong dialognya,
saya lebih senang menggunakan kamera analog, karena gambar yang saya ambil langsung direkam di sini...
sambil mengetuk2 pelipisnya dengan kamera analog yg sedang dipegangnya. wah keren sekali ya! ada yang tau, saya bisa beli dimana kamera analog pocket?
saya menggambar ini pakai cat air dan spidol..

4. hal tambahan
saya juga punya lapak baru seperti gel2.. sebenenrnya sudah dari setahun kemarin saya punya. tapi tidak aktif saya update..haha. karena kemarin masih kaku gaptek.hhe. boleh saja kalau mau berkunjung.. silakan..

Kamis, 04 November 2010

keluhan

baru kali ini saya merasakan bagaimana saat salah seorang staff di bidang yang kini dikepalai olehku dianggap tidak becus oleh orang lain.
aku sebal sekali dengan orang lain itu. dia membuat seorang staffku merasa sedih tak berguna.
dia mengeluh pada staffku karena sebuah proker acara lecture yang akan dimentori olehnya selalu ditunda setiap minggu. dan staffku inilah penanggung jawab acara.
okelah ini mungkin hanya masalah komunikasi. dan detil permasalahan dan pembelaan nampaknya tidak perlu saya ceritakan disini.

namun yang saya renungkan adalah,
betapa saya jauh lebih sakit hati ketika anak buah saya disepelekan daripada saya yang dilecehkan. mau orang nyoret2 foto saya di mading, mau orang ngelecehin saya lewat surat, mau orang ngecengin saya sampai lebaran kuda, rasanya tidak sesakit hati ini. rasanya saya tidak sepeduli ini.
mungkin... karena saya paham seberapa giat para staff bekerja, saya yang mengarahkan apa-apa yang harus dilakukan, sehingga saya mengenal setiap karakter kerja staff yang mencerminkan cara kerja saya. sebersit saya membayangkan, apakah ini mirip seperti proses ikatan antara orang tua dan anak.

kemudian, saya tidak habis pikir. betapa seorang yang merasa (dan memang) dewa dalam suatu bidang dan (mungkin) sudah merasa profesional, sehingga tidak merasa setingkat bekerjasama dengan sebuah tim yang kurang profesional. lalu dengan mudah mengeluhkan kinerja yang lain karena keleletan dan keteledoran yang lain. saya jadi bingung sesungguhnya apa itu profesional.
katanya, proffesional itu adalah orang yang ahli di bidangnya.
jadi ketika saya meminta seseorang yang profesional menjadi mentor dalam lecture yang terkait dengan profesinya, itu adalah salah. karena dia adalah profesional, bukanya mentor. tidak ada semangat mengajar dalam dirinya. target yang saya inginkan(bahwa audiensi akan memahami lecture) tidak akan tercapai.
lain kali kalau saya akan mengadakan lecture, maka saya akan mencari orang yang berkompeten dan berniat mengajari dan profesional.

sudah.