kalo aku ingat2, aku pernah juga kayak gini. pas itu saat mengomentari postingan indik yang sedang bergundah hati tentang kuliahnya. aku membuat komentar yang radikal tentang cara pikirnya, tanpa bermaksud menyudutkanya. aku cuma ingin indik tau sudut pandangku akan hal yang ia utarakan itu bagaimana rasoinalitasnya dimataku. tapi tanpa dinyana, ternyata indik sebel mendapat komentar 'kasar' yang aku lontarkan. meskipun aku berniat mengomentari dengan pemikiran dalam yang serius,tidak hanya komentar = iya udah, sabar ya, kamu pasti bisa lalala. tapi pada kenyataanya yang ingin ia dapatin justru komentar yang demikian. aku salah langkah. dan malah menyakiti hatinya.
maap ya ndik :(
itu hal yang sudah pernah terjadi di masa lampau, mungkin juga indik udah lupa.
dan tadi subuh aku melakukan kebodohan yang serupa. menyakiti hati orang karena sok-rasional. kalaupun indik pernah kusakiti, pasti dia bisa paham kenapa aku melakukan hal itu, karena indik sudah mengenalku yang serampangan ini. tapi teman baruku ini pasti sulit memaafkanku karna bila dipikir logika aja tindakanku sudah kriminal-mencemarkan nama baik.hasyah.maafkan aku teman :(
wiseacre bodoh, ternyata tidak pernah berubah.
yaAlloh. padahal kita sudah ada di jaman post-modern yang semuanya bisa disuarakan. tidak ada kebenaran absolut yang bisa dipegang. semua permasalahan harus dilihat dalam konteksnya.aku mau ngomong apa sih?kebawa-bawa makalah sejarah.
oiya, aku merasa konteks ini lah yang harusnya dimengerti dahulu, sebelum merajuk ke permasalahan.
konteksnya adalah, (ada) ruang-ruang pribadi manusia yang tidak boleh kita masuki.maksudnya, saat kita melihat adanya katakanlah kepincangan yang harus diluruskan dalam hal pribadi seseorang, adalah haram untuk menyentuhnya. (menyentuh aja haram, apalagi mencoba meluruskanya)
*aduh ini bahasaku sopan gak ya. yah, maksudnya gitu deh,aku bingung mengkata-kata kanya*
intinya, ada batasan yang tak boleh dilampau saat beropini mengenai hal didalam zona pribadi orang lain.mungkin ini namanya etika.
itulah kekuranganku.
keadilan tidak akan tepat diberlakukan tanpa etika. sama seperti
rasionalitas menjadi tidak penting(atau bahkan salah) saat hati tidak digunakan.
YaAlloh, sampai kapan aku memiliki perangai wiseacre-bodoh.
Ya Alloh, hamba mohon tuntunlah hamba ke jalan yang lurus. dan ingatkan selalu agar hamba senantiasa berfikir. dan jangan masukkan hamba kedalam golongan orang-orang munafik. sungguh, hamba tidak akan tahan dengan adzab-Mu yang legendaris tapi nyata.