Sabtu, 01 Oktober 2011

tersesat lagi

singkat saja. ada beberapa hal penyebab aku tersesat lagi.
yang pertama adalah, aku menutup telinga dan mata dari apa-apa yang tak ingin kudengar dan kulihat. parahnya lagi, aku mulai menutup hati dari apa yang sebenarnya kurasakan tanda-tanda keburukan akan datang.
yang kedua, aku melukiskan kesenangan secara palsu. senang terhadap sesuatu yg kita buat,karna orang lain menilai baik atas perbuatan kita. padahal sebenarnya aku tidak senang dengan perbuatan tadi. intinya, kadar kesenanganku adalah untuk menyenangkan orang lain. salah besar.
yang ketiga, melupakan diri sendiri. sangat fatal jika dalam perjalanan menuju kematian ini kita lupa akan siapa diri kita, sebeb dalam diri kita, justru kita bisa melihat Pencipta kita berkuasa atas segala sesuatunya.
sofia.. bertahanlah.
berpikir jernihlah. orang-orang yang kau sayangi dan menyayangimu adalah yang dekat denganmu. kamu nggak perlu paksakan mereka semua selalu dekat, karena justru bukti akan muncul dengan sendirinya.
bebaskan dirimu, bebaskan semua orang-orang yang kamu sayangi. bebas.

...

aku suka sekali membaca buku cerita, menonton film, membaca sajak, mendengarkan susunan musik, dan melihat lukisan. aku juga suka melihat sekitar. intinya aku suka "membaca" cerita. kali ini aku sedang membaca ceritaku sendiri. mengedit yang kurang sesuai, membuat alternatif ending, memaksakan karakter supaya dirasa tepat dan indah.
aku lelah.
yang kubuat adalah cerita untuk orang lain. aku terlalu banyak keinginan.
yasudah biarlah, yang sudah terlanjur biarkan saja, sekarang adalah saat untuk kembali menyesuaikan dengan keinginanku.

aku ingin bebas, membebaskan, dibebaskan.
terserah orang lain ingin apa.