sekapur sirih : selamat datang, silakan masuk
ada beberapa hal yang saya pikirkan dan saya rasakan. Saya coba uraikan di blog ini secara tersusun.
Assalamualaikum wr wb.
Hal 1. Identitas saya sebagai (mengaku)muslimah.
Saya seorang muslimah, yang kalau pergi belajar di kampus memakai jilbab. Saya merasa aman kalau menutup aurat, seolah ada hijab bagi para penggangu yang mau menggodai saya (hihi). Tapi tidak selamanya hari-hari saya beridentitaskan muslimah. Contohnya gini:
Suatu hari setelah berbulan bergelut dengan perancangan kualitas ruang untuk proyek kuliah, pernah saya pergi bermain dan berjalan-jalan bersama teman saya,dia pria. Saat itu saya mengenakan jilbab. Saya.. merasa.. malu. saya tidak menikmati refreshing menghabiskan sepenggal hari bersama teman yang bukan muhrim dan saya masih beridentitaskan muslimah.
Kemudian dikesempatan lain saat di jogja, saya pergi main bersama teman pria. Namun kali itu saya gak pake jilbab. Rasanya saya lebih percaya diri, mungkin karena saya tidak bawa-bawa identitas. Saya pun pernah pula jalan-jalan senang-senang sama teman perempuan saya, dan saya nggak pake jilbab lagi. Rasanya sama. Saya merasa percaya diri atas segala sesuatu yang saya lakukan, semua yang saya lakukan hanya diri saya yang tanggung jawab. Orang hanya menilai diri saya tanpa melibatkan kepercayaan yang saya anut. Maksudnya, ya orang liat saya Cuma sebagai mbak-mbak. Bukan muslimah.
Btw kenapa ya segala sesuatu yang tujuanya nafsu untuk memenuhu hasrat pribadi itu menyenangkan sekali. Dasar tipu daya setan.
Dari cerita saya, Kesimpulanya ada 2:
Satu. saya merasa aman kalo pake jilbab. Karena seolah-olah hati nurani memberikan peringatan kalo kita salah langkah ato salah sikap.
Dua. Ternyata saya masih labil, saya Cuma setengah muslimah,setengah setan. Buktinya saya masih ga bisa mengendalikan ego dan nafsu berfoya-foya padahal sudah tau kalo itu siasia dan dosa.
Tapi saya nggak mau membawa identitas saya sebagai muslim bila sedang khilaf. Saya sangat menghormati agana Alloh.
Maksudku, yah peduli amat kalau orang lain men judge saya sebagai inconsistent, gak berkepribadian. Daripada orang liat saya trus mikir, muslimah kok gitu?. Rasanya kok lebih sakit hati,kalo dikatain gitu.
Lalu, pertanyaanya ada 2:
Satu. Saya penasaran sama mbak-mbak jilbab yang pacaran di depan umum.boncengan, berdua-an, bergandengan. Apa mereka sudah jadi muhrimnya ya? Kalo belum muhrim, Tidakkah mereka merasakan hati nurani seperti yang saya rasakan? Sungguh saya penasaran.
Dua. Sebenernya seru dan menarik menjalani kehidupan seperti saya yng setengah-setengah. Kadang berdosa, kadang tentram. Saya ingin tahu, di jaman sekarang ada kah wanita muslimah yang utuh? Ada pasti lah ya..hhe. gemana ya perasaanya? Setiap hari ia menghindari yang mubadzir, mencari yang manfaat untuk orang lain. Pasti lelaaaaaah sekali dan bosan, kalau saya pikir.
Hal2. Bertaruh
Semester4 ini saya awali dengan santai tanpa perjuangan berdarah-darah seperti 2 semester lalu. Aneh. Gejala-gejala ipk turun lagi nih. Jadi saya bertaruh.
Kalau semerster ini ipk/ip nggak diatas 3.5 (syukur 2-2nya), saya nggak akan pulang ke jogja. Selama 3 bulan liburan ntar. kecuali ada hal yang sangat mendesak.
Siap soph? iman soph! Allohu akbar!
Sabtu, 13 Maret 2010
Sabtu, 16 Januari 2010
masa muda


hehehe. saya sedang tidak ada kerjaan seharian dan alhasil saya nge-luklet.
saya menemukan potongan baju yang mengingatkan saya semasa sma.
hahahahahahaha.
saya jadi ingat kalau dahulu saya anak gembel banget. pake jaket coklat sama celana pendek dan sepatu2an. rasanya bebas sekali. oooh. mirip ya, sama punyak saya. kan? kan? kan?
hhe, tadinya saya mau mempotoshop, mukak nya mbaknya diganti mukaku, betisnya digendutin, trus dipendekin.hahahaha. tapi males.
ini. tadinya mau tak ganti muka saya.hahahaha.tapi nggak tau kenapa photoshop saya bagian layer2 ama histori (yang biasanya di kanan layar) nggak moncul. gatau deh ilang kemana.
yaudah ga jadi ngedit.haaaa
padahal mirip bgt bajunya.
oooooooh.
yaudah deh, saya pasang foto mbak loklet nya aja.
oiya betewe, pas aku kemaren di jogja sempet nonton jogja bienale ama gel2.
BISA BISANYA AKU KETEMU AMA TEMEN ARSITEK-KU.
aku lagi NGGEMBEL NGGAK PAKE JILBAB.
hahaha
sampe depok aku langsung digoda-godain ama teman2..
'waa sofi nakal ya kalo di jogja'
wkkkkkkkkkkkkkk. parah. saya malu banget. mending aku lagi ayu yo. masalahe ora.hha.
Jumat, 15 Januari 2010
tiba2 terlintas
tadi barusan saya buka2 youtube. saya liat video perjalanan yang diambil dari sims3 perjalanan dari luar rumah lalu berkeliling ketiap ruangan di dalam rumah sims3 itu. saya jadi mikir kalo makin banyak software yang mempermudah orang awam mempelajari tentang rumah dan bangun. seperti 3dmax dan autocad, saya baru tau kalo ada banyak orang2 yang latar belakangnya bukan sarjana teknik arsitektur yang mampu dengan fasih mengoperasikanya dan berperan sebagai drafter untuk membuat rancangan yang didokumenkan secara digital komputer. ok. its no big deal.
tapi lama kelamaan risih juga aku memandang.
apalagi kalo aku mengingat waktu aku les archicad sama gupi di tempat les-lesan selatanya sgm. deket gembiraloka jogja. aku diajar oleh pak tentor yang berlatar belakang sarjana teknik sipil-struktur bangunan konstruksi. beliau mengajarkan kami membuat rumah dengan rancangan beliau sendiri. rasanya semua orang jadi bisa membuat desain dengan mudahnya dengan software.
lalu saat aku nonton acara bedah rumah. bagus sih, 'menyulap' rumah yang tadinya beralaskan tanah dan kumuh lalu direnovasi jadi bertampilan menarik dan bersih. tapi ada proses yang tidak dilakukan tim bedah rumah. sungguh aneh, setiap renovasi yang mereka buat itu rata2 sama semua. dapur dengan kitcen set, semua lantai di keramik, tapi mereka nggak memikirkan bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan oleh pemilik rumah yang 'sesungguhnya'
maksud saya begini.
di gambar ini kita lihat kalau dapur ini nggak memiliki ubin. didndingnya dari anyaman bambu (gedheg) dan terdapat meja pendek lebar yang digunakan menampung perkakas rumah tangga. terdapat tungku untuk memasak dengan bahan bakarnya kayu bakar.
lalu dapur-dapur ini dsulap menjadi :
dapur dengan kitchen set lengkap, ada sink, kompur gas, almari yang diletakkan diatas kepala. looks nice memang.
pertanyaan saya adalah, apakah dapur yang kedua merupakan solusi? sebenarnya, apa masalah dapur yang pertama?
apakah tim bedah rumah mikir kalo sebagian besar orang yang menghabiskan waktu di dapur adalah ibu-ibu dan anak perempuan? bakalan nyampe nggak si ibu-ibu ini kalo mau ngambil barang-barang di lemari gantung diatas kepala itu? lalu, ukuran sink yang cuma bisa buat cuci piring dan sendok. bagaimana kalau profesi dari pemilik dapur adalah usaha catering yang membutuhkan panci-wajan jumbo untuk masak? mana muat?
lalu kompor dengan tungku yang bisa saja menggunakan bahan bakar sampah organik/non organik.kalau menggunakan kompur gas, mau dikemanakan sampah2 itu? harus dibuang dan dibahkar percuma. lalu suhu ruangan lantai keramik dan tanah, sebenarnya lebih nyaman yang mana?lebih baik yang mana?
jawaban yang sebenarnya saya kurang tahu. yang mengetahui jawaban pasti adalah pemilik dapur.
anehnya, setiap kali renovasi, hasilnya sama semua. tidak mencerminkan pemilik rumah sama sekali. saya jadi ragu, sebenarnya saat orang berpikir mereka merenovasi rumah, ternyata sesungguhnya mereka hanya mendekor rumah. atau saat orang mengira sedang merancang rumah, sebenarnya hanya membuat prakarya dekor.
ini hanya pemikiran seorang mahasiswa bau kencur. dan melihat dari sudut pandang sangat subjektif. sungguh merasa terhormat apabila ada yang memberi jawaban kebenaran dari pemikiran saya, atau sekedar memberi tanggapan. sudah lamaaaaaa sekali saya tidak posting.hhaahaa.
tapi lama kelamaan risih juga aku memandang.
apalagi kalo aku mengingat waktu aku les archicad sama gupi di tempat les-lesan selatanya sgm. deket gembiraloka jogja. aku diajar oleh pak tentor yang berlatar belakang sarjana teknik sipil-struktur bangunan konstruksi. beliau mengajarkan kami membuat rumah dengan rancangan beliau sendiri. rasanya semua orang jadi bisa membuat desain dengan mudahnya dengan software.
lalu saat aku nonton acara bedah rumah. bagus sih, 'menyulap' rumah yang tadinya beralaskan tanah dan kumuh lalu direnovasi jadi bertampilan menarik dan bersih. tapi ada proses yang tidak dilakukan tim bedah rumah. sungguh aneh, setiap renovasi yang mereka buat itu rata2 sama semua. dapur dengan kitcen set, semua lantai di keramik, tapi mereka nggak memikirkan bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan oleh pemilik rumah yang 'sesungguhnya'
maksud saya begini.
di gambar ini kita lihat kalau dapur ini nggak memiliki ubin. didndingnya dari anyaman bambu (gedheg) dan terdapat meja pendek lebar yang digunakan menampung perkakas rumah tangga. terdapat tungku untuk memasak dengan bahan bakarnya kayu bakar.lalu dapur-dapur ini dsulap menjadi :
dapur dengan kitchen set lengkap, ada sink, kompur gas, almari yang diletakkan diatas kepala. looks nice memang.pertanyaan saya adalah, apakah dapur yang kedua merupakan solusi? sebenarnya, apa masalah dapur yang pertama?
apakah tim bedah rumah mikir kalo sebagian besar orang yang menghabiskan waktu di dapur adalah ibu-ibu dan anak perempuan? bakalan nyampe nggak si ibu-ibu ini kalo mau ngambil barang-barang di lemari gantung diatas kepala itu? lalu, ukuran sink yang cuma bisa buat cuci piring dan sendok. bagaimana kalau profesi dari pemilik dapur adalah usaha catering yang membutuhkan panci-wajan jumbo untuk masak? mana muat?
lalu kompor dengan tungku yang bisa saja menggunakan bahan bakar sampah organik/non organik.kalau menggunakan kompur gas, mau dikemanakan sampah2 itu? harus dibuang dan dibahkar percuma. lalu suhu ruangan lantai keramik dan tanah, sebenarnya lebih nyaman yang mana?lebih baik yang mana?
jawaban yang sebenarnya saya kurang tahu. yang mengetahui jawaban pasti adalah pemilik dapur.
anehnya, setiap kali renovasi, hasilnya sama semua. tidak mencerminkan pemilik rumah sama sekali. saya jadi ragu, sebenarnya saat orang berpikir mereka merenovasi rumah, ternyata sesungguhnya mereka hanya mendekor rumah. atau saat orang mengira sedang merancang rumah, sebenarnya hanya membuat prakarya dekor.
ini hanya pemikiran seorang mahasiswa bau kencur. dan melihat dari sudut pandang sangat subjektif. sungguh merasa terhormat apabila ada yang memberi jawaban kebenaran dari pemikiran saya, atau sekedar memberi tanggapan. sudah lamaaaaaa sekali saya tidak posting.hhaahaa.
Selasa, 22 September 2009
lagi-lagi masalah remaja (pribadi diri menjelang kepala 2)
Halo semua, ada hal yang mengganjal pikiranku akhir-akhir ini. Dan kalo nggak aku uraikan kedalam kata-kata dan tulisan, bakal bertanam dalam otak dan pikiran ku lalu menngusainya secara tiba-tiba, dan temporal. Jadi, aku ingin cerita.
Kasusnya : aku sebal pada kemampuan verbalku yang buruk. Aku sebel susah menyampaikan pendapat, dan sebel kalo pendapatku dinyatakan orang lain. Aku sebel kalo orang lain terlihat oke dengan menggunakan jawabanku. Aku sebel jawabanku nggak didengan kalo dari mulutku
Aku memikirkanya, dan mendapat jawabanya:
intermeso
Semester 3 kali berbeda dengan semester lalu. Kali ini aku punya mata kuliah yang serius. Yaitu perancangan, dan metode perancangan, dan sejarah arsitektur. Secara singkat aku ceritakan, diantara ketiga mata kuliah itu, yang paling memeras otak adalah metode perancangan. Kenapa? Sebab disisni kami diajarjan hal-hal mendasar bagaimana cara berpikir yang baik menggunakan logika. aneh juga, belajar filsafat gitu. Tapi emang kita dituntut untuk memahami dasar berpikir secara tepat sebelum berpikir soal perancangan. Nah, dari kuliah inilah aku mendapat jawaban, kenapa selama ini aku selalu kurang bahagia dalam hidupku.
Inti
Dalam kehidupan, ada 2 macam filsuf :
1. Fenomenolog
2. Eksistesionis
Seorang eksistensionis kerjaanya adalah memikirkan segala sesuatu tentang eksistensi (dasein). Sesuatu yang menyatakan bahwa dia berpikiran, memiliki kecemasan, was-was, dan memikirkan dengan serius perasaan-hasrat itu. Eksistensi adalah subyek.
Sedangkan fenomenolog akan memikikan sesuatu menurut esensi atau jiwa si benda itu. Hanya esensi benda itu saja yang ia pikirkan. Entah benda itu ada atau tidak, tidak menjadi soal. Esensi itu mengeliminasi eksistensi dan kemungkinan yang terjadi pada suatu benda. Dengan kata lain, esensi adalah kemurnian suatu benda/obyek.
Hubunganya dengan kasusku?
Aku seorang eksistensionis. Yang kupikirkan adalah eksistensi diriku dihadapan orang lain. Aku pengen terlihat cerdas dimata orang, dan teman-teman, dan dosen-dosen, dan lain-lain. Karena itulah, aku sebel kalo yang seharusnya mendapat pujian adalah aku, tapi ternyata bukan. Gitu, ngerti nggak?hehe. betapa aku bukan orang nyebelin ya teman…hahah
Tapi aku lupa akan esensi dari kuliah ini. Esensi nya kan supaya aku memahami ilmu2 yang diajarkan di kuliah. Doesn’t matter aku ada ato enggak, yang penting aku ngerti, gitu. Dan mengaplikasikanya dalam kehidupan.
Ituah yang aku lupa.
Seharusnya dalam mencari ilmu, aku konsetrasikan untuk mendapat ilmu itu dengan baik dan benar. Dan mengaplikasikan. Syukur-syukur bisa membagi ilmu itu. Kalo niatnya baik dan jujur, pasti nanti aku bisa berguna untuk orang lain. Don’t care lah tentang eksistensi. Yang penting esensinya.
Oke.
Rasa ingin tahu adalah anugrah, oleh karenanya, mari kita tuntut ilmu dengan kemurnian dan kejujuran.
Btw temen-temen, aku mohon maaf lahir batin ya.. aku sering menyebalkan dan sok sibuk. Aku bener2 minta maaf kalo pernah menyakiti hati kalian. Semoga kita segera bertemu ya….
Kasusnya : aku sebal pada kemampuan verbalku yang buruk. Aku sebel susah menyampaikan pendapat, dan sebel kalo pendapatku dinyatakan orang lain. Aku sebel kalo orang lain terlihat oke dengan menggunakan jawabanku. Aku sebel jawabanku nggak didengan kalo dari mulutku
Aku memikirkanya, dan mendapat jawabanya:
intermeso
Semester 3 kali berbeda dengan semester lalu. Kali ini aku punya mata kuliah yang serius. Yaitu perancangan, dan metode perancangan, dan sejarah arsitektur. Secara singkat aku ceritakan, diantara ketiga mata kuliah itu, yang paling memeras otak adalah metode perancangan. Kenapa? Sebab disisni kami diajarjan hal-hal mendasar bagaimana cara berpikir yang baik menggunakan logika. aneh juga, belajar filsafat gitu. Tapi emang kita dituntut untuk memahami dasar berpikir secara tepat sebelum berpikir soal perancangan. Nah, dari kuliah inilah aku mendapat jawaban, kenapa selama ini aku selalu kurang bahagia dalam hidupku.
Inti
Dalam kehidupan, ada 2 macam filsuf :
1. Fenomenolog
2. Eksistesionis
Seorang eksistensionis kerjaanya adalah memikirkan segala sesuatu tentang eksistensi (dasein). Sesuatu yang menyatakan bahwa dia berpikiran, memiliki kecemasan, was-was, dan memikirkan dengan serius perasaan-hasrat itu. Eksistensi adalah subyek.
Sedangkan fenomenolog akan memikikan sesuatu menurut esensi atau jiwa si benda itu. Hanya esensi benda itu saja yang ia pikirkan. Entah benda itu ada atau tidak, tidak menjadi soal. Esensi itu mengeliminasi eksistensi dan kemungkinan yang terjadi pada suatu benda. Dengan kata lain, esensi adalah kemurnian suatu benda/obyek.
Hubunganya dengan kasusku?
Aku seorang eksistensionis. Yang kupikirkan adalah eksistensi diriku dihadapan orang lain. Aku pengen terlihat cerdas dimata orang, dan teman-teman, dan dosen-dosen, dan lain-lain. Karena itulah, aku sebel kalo yang seharusnya mendapat pujian adalah aku, tapi ternyata bukan. Gitu, ngerti nggak?hehe. betapa aku bukan orang nyebelin ya teman…hahah
Tapi aku lupa akan esensi dari kuliah ini. Esensi nya kan supaya aku memahami ilmu2 yang diajarkan di kuliah. Doesn’t matter aku ada ato enggak, yang penting aku ngerti, gitu. Dan mengaplikasikanya dalam kehidupan.
Ituah yang aku lupa.
Seharusnya dalam mencari ilmu, aku konsetrasikan untuk mendapat ilmu itu dengan baik dan benar. Dan mengaplikasikan. Syukur-syukur bisa membagi ilmu itu. Kalo niatnya baik dan jujur, pasti nanti aku bisa berguna untuk orang lain. Don’t care lah tentang eksistensi. Yang penting esensinya.
Oke.
Rasa ingin tahu adalah anugrah, oleh karenanya, mari kita tuntut ilmu dengan kemurnian dan kejujuran.
Btw temen-temen, aku mohon maaf lahir batin ya.. aku sering menyebalkan dan sok sibuk. Aku bener2 minta maaf kalo pernah menyakiti hati kalian. Semoga kita segera bertemu ya….
Rabu, 26 Agustus 2009
aku pengen posting
aku ingin posting.
tapi nggak banyak hal lain yang harus dikerjakan.
output buku sumba, pameran ekskursi, graduationan, piala untuk award, ospek2an.
knapa ya, aku sok sibuk.
aku paling nggak bisa mikirin 2 hal dalam satu waktu. sebel.
aku pengen santai sedikit. . banyak orang yang bilang aku terlalu serius.
iya kah?
kalo iya, baikkah?
tauk lah.
yaudah deh, semoga semua lancar aja.
tapi aku pengen posting..pengen cerita..
ah.
sebel.
plin-planku nggak ilang2 ya teman...
aku kangen baca blog teman2.. tapi nggak ada waktu untuk 'membaca dan meresapi'.
aku lagi sok sibuk.
aku sebel sok sibuk.
ayolah...cepetlah selesai segala urusanku.
..
btw, aku dapet foto bagus pas kemaren jalan2 ke sumba.
aku tambahin puisi yang ada di tempo edisi kemerdekaan 2009.
tapi nggak banyak hal lain yang harus dikerjakan.
output buku sumba, pameran ekskursi, graduationan, piala untuk award, ospek2an.
knapa ya, aku sok sibuk.
aku paling nggak bisa mikirin 2 hal dalam satu waktu. sebel.
aku pengen santai sedikit. . banyak orang yang bilang aku terlalu serius.
iya kah?
kalo iya, baikkah?
tauk lah.
yaudah deh, semoga semua lancar aja.
tapi aku pengen posting..pengen cerita..
ah.
sebel.
plin-planku nggak ilang2 ya teman...
aku kangen baca blog teman2.. tapi nggak ada waktu untuk 'membaca dan meresapi'.
aku lagi sok sibuk.
aku sebel sok sibuk.
ayolah...cepetlah selesai segala urusanku.
..
btw, aku dapet foto bagus pas kemaren jalan2 ke sumba.
aku tambahin puisi yang ada di tempo edisi kemerdekaan 2009.
Sabtu, 25 Juli 2009
cari dana
oi oi.. tadi aku habis cari dana untuk psb (Pelepasan Sarjana Baru) untuk ars.
caranya dengan mendatangi transTv studio. untuk nonton acara barunya trans tivi. JAIL! namanya. presenternya si aming dan indra bekti. trus ada satu embak2 bohay jadi DJ. acaranya ya, kayak spontan uhuy gituh.
aku baru tau, ternyata tontonan semacam empat mata, dorce, tompi n fren, DLL (apa itu istilahnya? aku lupa.bukan reality show. satunya lagi..apa ya?) itu ternyata penontonya dibayar. hahaha.
iya sih, males banget gak sih, nonton tukul2an sampek lama bgt. tur gak lucu-lucu bgt to ya..ngapain bgt. jadi, ternyata penonton2 itu dibayar untuk ketawa.hakakaka.
aku dan temen-temen ber 15 nonton 2 episod JAIL! dibayar 500rebu. sekitar 2-3 jam gitu.
disana kami mpet-mpetan sok seru nonton acara itu. pas disuru pasang mimik serius, kami diem.pura2 nonton, padahal gak ada apa2 di panggung.haha.
trus diitung 1-2-3 ketawa!kamipun ketawa dengan susah payah..hahaha. sumpah, asli garing buanget.nyap..nyap..
hehehe. ternyata emang semua yang kita tatap di layar kaca skenario bener2 skenario..fiuh fiuh.
okedeh, anak-anak komunikasi yang pake baju tim transTV keren keren. sigap semua.
oiya, trus, ada satu mas2 kru transTV yang dari tadi tak perhatiin men shoot embak DJ bohay terus menerus. jijik banget deh mas.. please.deh..
hahaha. gitu deh. dan kami baru sampe kosan setelah nonton, jam 10 malem. gila.hahaha.
btw aku search acara jail! ga ada di gugel.hmmm. kayaknya emang acara baru deh. yauda deh, aku kasi foto gedung Trans TV aja ya..haha.
oiya, btw akuh foto bareng aming loh, tadi..hehehe.kapan2 ku apload.
caranya dengan mendatangi transTv studio. untuk nonton acara barunya trans tivi. JAIL! namanya. presenternya si aming dan indra bekti. trus ada satu embak2 bohay jadi DJ. acaranya ya, kayak spontan uhuy gituh.
aku baru tau, ternyata tontonan semacam empat mata, dorce, tompi n fren, DLL (apa itu istilahnya? aku lupa.bukan reality show. satunya lagi..apa ya?) itu ternyata penontonya dibayar. hahaha.
iya sih, males banget gak sih, nonton tukul2an sampek lama bgt. tur gak lucu-lucu bgt to ya..ngapain bgt. jadi, ternyata penonton2 itu dibayar untuk ketawa.hakakaka.
aku dan temen-temen ber 15 nonton 2 episod JAIL! dibayar 500rebu. sekitar 2-3 jam gitu.
disana kami mpet-mpetan sok seru nonton acara itu. pas disuru pasang mimik serius, kami diem.pura2 nonton, padahal gak ada apa2 di panggung.haha.
trus diitung 1-2-3 ketawa!kamipun ketawa dengan susah payah..hahaha. sumpah, asli garing buanget.nyap..nyap..
hehehe. ternyata emang semua yang kita tatap di layar kaca skenario bener2 skenario..fiuh fiuh.
okedeh, anak-anak komunikasi yang pake baju tim transTV keren keren. sigap semua.
oiya, trus, ada satu mas2 kru transTV yang dari tadi tak perhatiin men shoot embak DJ bohay terus menerus. jijik banget deh mas.. please.deh..
hahaha. gitu deh. dan kami baru sampe kosan setelah nonton, jam 10 malem. gila.hahaha.
btw aku search acara jail! ga ada di gugel.hmmm. kayaknya emang acara baru deh. yauda deh, aku kasi foto gedung Trans TV aja ya..haha.
oiya, btw akuh foto bareng aming loh, tadi..hehehe.kapan2 ku apload.
Kamis, 16 Juli 2009
banyak hal yang terjdi, tapi aku mau curhat aja ya..
well, aku memang sok sibuk minggu2 liburan di jogja ini. dan kalo kuceritakan semua, aku agak susah ngasi sistematika penyajian di postingan kali ini.
jadi aku mau cerita apa yang aku sedang pikirkan saat ini aja yap.
tadi malem aku habis nonton jogja gamelan festival. JGF tu diadain 3 hari sampe besok tanggal 18. hmmm. sebenernya it's been a loong time ago aku nggak nikmati suasana jogja malem2. dan beberapa hari ini, aku menikmati acara2 yang jogja bgt gitu.
rasanya.
bangga.
hhe.
sebenernya aku kangen bgt sama jogja malam hari, cuma sayangnya teman2 'malam'ku (kin-gel,red) sedang gabisa nemani. you know why lah..hha. akhirnya kuputuskan untuk pergi sama siapapun yang bisa menemani.ahaha..
kemaren2 malem tu , aku nonton pameran tunggal Agus Sugawe (a must visit gallery) di jogja nasional museum deket sma1. dia seniman kanvas, digital, pahat metal, dll. keren sekali. udah lama aku ga liat pameran di jogaja sampe malem. dan ruangan luas bgt 3 lantai diisi semua karya.
biasanya kalo di jakarta harus bercapek2 menuju gallery, nungguin macet, trus, ruang pameranya cuma 1 lantai.payah.
aku suka bgt sama jogja.
sayangnya gak ada yang mau nemenin liat2 jogja malem hari. sedih juga. masa harus punya pacar dulu biar ada yang mau mengantarkan.. tapi..gak enak lah kalo cari pacar cuma untuk mengantar2..hmm.
aku pengen deh, nonton festival gamelan untuk tanggal 18. penutupan tuh, pasti seru bgt. ada yang mau? menonton bersamaku?
oiya, aku habis baca blognya mbak fu.
trus aku jadi mikir, aku saat ini blum butuh pacaran. dan belum siap juga.hhe. tapi boleh nggak sih, aku pergi jalan2 dengan teman pria?
jadi aku mau cerita apa yang aku sedang pikirkan saat ini aja yap.
tadi malem aku habis nonton jogja gamelan festival. JGF tu diadain 3 hari sampe besok tanggal 18. hmmm. sebenernya it's been a loong time ago aku nggak nikmati suasana jogja malem2. dan beberapa hari ini, aku menikmati acara2 yang jogja bgt gitu.
rasanya.
bangga.
hhe.
sebenernya aku kangen bgt sama jogja malam hari, cuma sayangnya teman2 'malam'ku (kin-gel,red) sedang gabisa nemani. you know why lah..hha. akhirnya kuputuskan untuk pergi sama siapapun yang bisa menemani.ahaha..
kemaren2 malem tu , aku nonton pameran tunggal Agus Sugawe (a must visit gallery) di jogja nasional museum deket sma1. dia seniman kanvas, digital, pahat metal, dll. keren sekali. udah lama aku ga liat pameran di jogaja sampe malem. dan ruangan luas bgt 3 lantai diisi semua karya.
biasanya kalo di jakarta harus bercapek2 menuju gallery, nungguin macet, trus, ruang pameranya cuma 1 lantai.payah.
aku suka bgt sama jogja.
sayangnya gak ada yang mau nemenin liat2 jogja malem hari. sedih juga. masa harus punya pacar dulu biar ada yang mau mengantarkan.. tapi..gak enak lah kalo cari pacar cuma untuk mengantar2..hmm.
aku pengen deh, nonton festival gamelan untuk tanggal 18. penutupan tuh, pasti seru bgt. ada yang mau? menonton bersamaku?
oiya, aku habis baca blognya mbak fu.
trus aku jadi mikir, aku saat ini blum butuh pacaran. dan belum siap juga.hhe. tapi boleh nggak sih, aku pergi jalan2 dengan teman pria?
Langganan:
Postingan (Atom)