Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label arsitektur. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2010

tiba2 terlintas

tadi barusan saya buka2 youtube. saya liat video perjalanan yang diambil dari sims3 perjalanan dari luar rumah lalu berkeliling ketiap ruangan di dalam rumah sims3 itu. saya jadi mikir kalo makin banyak software yang mempermudah orang awam mempelajari tentang rumah dan bangun. seperti 3dmax dan autocad, saya baru tau kalo ada banyak orang2 yang latar belakangnya bukan sarjana teknik arsitektur yang mampu dengan fasih mengoperasikanya dan berperan sebagai drafter untuk membuat rancangan yang didokumenkan secara digital komputer. ok. its no big deal.
tapi lama kelamaan risih juga aku memandang.
apalagi kalo aku mengingat waktu aku les archicad sama gupi di tempat les-lesan selatanya sgm. deket gembiraloka jogja. aku diajar oleh pak tentor yang berlatar belakang sarjana teknik sipil-struktur bangunan konstruksi. beliau mengajarkan kami membuat rumah dengan rancangan beliau sendiri. rasanya semua orang jadi bisa membuat desain dengan mudahnya dengan software.
lalu saat aku nonton acara bedah rumah. bagus sih, 'menyulap' rumah yang tadinya beralaskan tanah dan kumuh lalu direnovasi jadi bertampilan menarik dan bersih. tapi ada proses yang tidak dilakukan tim bedah rumah. sungguh aneh, setiap renovasi yang mereka buat itu rata2 sama semua. dapur dengan kitcen set, semua lantai di keramik, tapi mereka nggak memikirkan bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan oleh pemilik rumah yang 'sesungguhnya'
maksud saya begini.
di gambar ini kita lihat kalau dapur ini nggak memiliki ubin. didndingnya dari anyaman bambu (gedheg) dan terdapat meja pendek lebar yang digunakan menampung perkakas rumah tangga. terdapat tungku untuk memasak dengan bahan bakarnya kayu bakar.
lalu dapur-dapur ini dsulap menjadi :
dapur dengan kitchen set lengkap, ada sink, kompur gas, almari yang diletakkan diatas kepala. looks nice memang.
pertanyaan saya adalah, apakah dapur yang kedua merupakan solusi? sebenarnya, apa masalah dapur yang pertama?
apakah tim bedah rumah mikir kalo sebagian besar orang yang menghabiskan waktu di dapur adalah ibu-ibu dan anak perempuan? bakalan nyampe nggak si ibu-ibu ini kalo mau ngambil barang-barang di lemari gantung diatas kepala itu? lalu, ukuran sink yang cuma bisa buat cuci piring dan sendok. bagaimana kalau profesi dari pemilik dapur adalah usaha catering yang membutuhkan panci-wajan jumbo untuk masak? mana muat?
lalu kompor dengan tungku yang bisa saja menggunakan bahan bakar sampah organik/non organik.kalau menggunakan kompur gas, mau dikemanakan sampah2 itu? harus dibuang dan dibahkar percuma. lalu suhu ruangan lantai keramik dan tanah, sebenarnya lebih nyaman yang mana?lebih baik yang mana?
jawaban yang sebenarnya saya kurang tahu. yang mengetahui jawaban pasti adalah pemilik dapur.
anehnya, setiap kali renovasi, hasilnya sama semua. tidak mencerminkan pemilik rumah sama sekali. saya jadi ragu, sebenarnya saat orang berpikir mereka merenovasi rumah, ternyata sesungguhnya mereka hanya mendekor rumah. atau saat orang mengira sedang merancang rumah, sebenarnya hanya membuat prakarya dekor.

ini hanya pemikiran seorang mahasiswa bau kencur. dan melihat dari sudut pandang sangat subjektif. sungguh merasa terhormat apabila ada yang memberi jawaban kebenaran dari pemikiran saya, atau sekedar memberi tanggapan. sudah lamaaaaaa sekali saya tidak posting.hhaahaa.

Senin, 16 Februari 2009

my studi

ahahaha
padahal baru kemarinn aku chat bersama irwab, mas bimas, dll. dan aku membicarakan betapa senangnya kuliah saya..haha
tapi.
tadi pas aku mendisplay karyaku tadi...aw aw aw..
kurang puas bgd deh rasanya..hikshiks. emang idealisme dan kreativitas bisa jadi modal utama studiku... but. ternyata paling penting adalah ketekunan..huwoow!
aku nggak puas akibat aku bermalas2andan kehabisan waktu untuk nyelesaiin karyaku.
sayang aku nggak ngefoto ya..haha.

but overall. i still loving my study yet.
dan dosen2ku yang okepuny juga sip bgdh..hehe.
oiya, masak to, dosenku tu kan pematung gitu. beliau mo mbuat patung tentang pria gitu. dan beliau ngadain research dulu.. jadi buat quesioner buat para wanita dari segala lapisan..dari tukang jamu ampe pengusaha independen. questionnya :
'apa yang kmu rasakan saat seorang pria yang disukai bertekuk lutut menyatakan cintanya?'
dan..jawaban mereka..
apa hayo?
jawaban mereka ya, standar2 aja si..
'senang, berbunga-bunga..'
dan akhirnya, dosenku pun membuat patung dari pernyataan mereka..

pria gentle berkepala mawar.
buset.
how cool!
hehe
jadi kesimpulanya..itulah inti dari studiku sekarang
teknik komunikasi arsitektur
wahwah..
dan kami sekarang sedang ada pada tahap menkomunikasikan perasaan dan pemikiran..
waw..seru sekali sungguh..
kapan2 aku posting lagi deh..
karna minggu2 ini memang belum sempat2..gak ada waktu kosong..hhe..

Kamis, 05 Februari 2009

aku kuliah lagii*diceritakan secara singkat, karna tak mau terjebak bloging*

informasi: tenik komunikasi arsitektur dasar saya, sudah dimulai.
tugas membuat garis sudah dimulai. nggak kayak gupi sandra asep, mereka disuruh mbuat garis lurus mendatar.
kalo aku, kami disuruh membuat 30 titik dinomori secara acak di lembar a3. lalu, kmi disuruh menarik garis luus dari titik 1 ke 2, 2 ke tiga, dst. ketentuannya, dilarang menmbolak balik kertas, dilarang menggeser tempat duduk, dilarang menghapus. hanya boleh diulang, kalo nggak puas. dan ntar adalah detlen kita udah bisa nggaris lurus. semua kertas latihan dengan garis msih kriting, sampai dngan kertas hasil perjuangan dengan garis yang sudah oke dikumpulkan.
astaga..
1%inspiration, 99%prespiration (Thomas Alva Edison)