Rabu, 21 Juli 2010

klinik > olah raga

part1
Pergi ke klinik dekat kampus,karena mriang.


dokternya tanya,"apa keluhanya,dek?"
ak jawab seadanya."bla..bli..blu..bla..ble"

lalu resepun ditulis.
tulis tanpa basa-basi.
mual? kasi obat anti mual
pusing? kasi obat sakit kepala
mencret? kasi obat ngempet
demam? kasi obat penurun panas.

dibayar di depan,tambahnya.


hmmmm
apa cuma aku yang merasa tertipu?
jadi apa bedanya menulis resep dengan mengisi tts lawan kata?
mriang apa sih?ak cuma sedang tdk hepi ato banyak pikiran(mungkin).


jiwa dan raga saling berhubungan.
ada ilmu yang mempelajari jiwa.
ada ilmu yang mempelajari raga. psikiater ato psikolog dan dokter harusnya bekerjasama. atau satu klinik 2 gelar.

atau adakah ilmu yang mempelajari tentang hubungan nya saja? antara jiwa dan raga.

part2
Olah raga itu repot,tapi penting.olah raga itu menggerakan otot,lalu melancarkan peredaran darah,oksigen,keringat.

olah raga sebagai salah satu dari 3 kunci kesehatan (olah raga,nutrisi,tidur/istirahat pikiran).

tapi orang jaman dulu (sebelum revolusi industri) tetap sehat tanpa olah raga. soalnya hal2 harus dikerjakan dengan tangan dan kaki sendiri. bukan roda,sayap,mesin buatan orang lain.
kalo motor itu haram,mungkin gak ada orang yang olah raga untuk kesehatan.soalnya semoa orang udah sehat tanpa harus olah raga.kan tiap hari jalan kaki..

hahaha

3 komentar:

Anonim mengatakan...

jaga kesehatan

haaaaaaaaik!

ailehcram mengatakan...

ayo fitness
wkwkkwkww

Anonim mengatakan...

for this case dokternnya emg salah..
tp digarisbawahi atas nama oknum
karena sejatinya dokter means docere ato guru..yg bs mengedukasi dg baik,plus memahami dr sisi psikologi
hm..mg2 tdk di pars prototokan
Sama sj ada arsitek yg bgn jmbtn trus rubuh atau asal bgnn sj tp mematok harga tinggi

And well,sakitmu kmrn sptnya common cold.so ckp simptomatik yah
ato mungkin lainkali minta suntik aj biar dpt sisi sugestinya
haha