
tadi saya berenang di citos.
kolam renang itu beda dengan laut, beda sama sungai. karena kolam itu buatan manusia, jadi tiada getaran di dada saat mengepak-ngepakan tangan-kaki. tiada yang indah, tiada yang alami ataupun hidup, kecuali air biru kaporitan.(saya duga)
kali terahir saya berenang di kolam renang, ternyata sudah sangat lama. sebab ternyata saya baru teringat kebahagiaan renang di air biru kaporitan itu tadi.
astaga.
(apa sih artinya astaga. akar katanya dari mana ya?)
astaga.
kali tadi itu saya hanya memikirkan renang.
menjejak dinding ubin tepian kolam, sepanjang mata memandang aku hanya melihat ubin putih-putih,air biru buatan.buik-buih gelembung spererti co2 dalam koka kola menutupi pandangan,sekejap saja.astaga.
mendangakkan kepala setinggi mungkin, mengambil udara banyak-banyak, lalu, masukkan lagi seluruh kepala melihat ubin lagi. mata perih kaporitan.
aku mencoba menahan nafas selama mungkin, seirit mungkin,.
bolak balik setiap 1 kali putaran melihat jam besar putih dekat tempat bilas. jam-oh jam. kenapa ya jam disetiap kolam renang begronya putih jarumnya hitam?jelek banget deh. boring banget. kolam renang banget.
astaga.
setiap ketepian denagn list ubin warna biru tua, saya ngos-ngosan. bukan pegal,bukan suduken. tapi nggak kuat napasnya, kayak keliling mandala 3 kali. air kejam kaporitan. ingus terus keluar. pipis juga malah jadi anyang anyang.
ya ampun aku gatau ini hepi atau trauma.
yang jelas aku punya rasa, yang kelihatanya aku kenali.
pulang-pulang aku bau baiklin. kaporit baunya kayak baiklin.
3 komentar:
copeeeeyy renangnya ninggalin akuu huhuhu renang sama siapa kamu ?
sama budheku, nichan. hehehe. habisnya pas aku bilang nanya renang yang deket sini dimana, budheku ujug-ujug langsung ngajakin berangkat.
oke agustus juga yaaaaaaaaaaa!!!
aih copeeee!
kamu njogja nya lagi kapannn
kita hutang rencana kemping pada diri kita
menumpuk bersama pandawa
hahaha
Posting Komentar