Kamis, 30 Desember 2010

ceroboh



aku baru saja menyenggol tinta printer yang tutupnya terbuka. ternyata hasilnya bagus (mengotori karpet, dinding dan galon airku), jadi kubiarkan begitu saja. hehehe. warna memang menyenangkan untuk dilihat, aku jadi nggak tega buat membersihkanya. hahaha. (alasan si pemalas).
dan barusan aku sadar. ternyata tinta yang nyiprat ke galon itu, masuk mengkontaminasi air munum. warnanya jadi biru. gila, untung belum jadi ku minum.
tapi biru nya cantik. hahaha.

omong-omong aku nggak punya senang-senang malam tahun baru. karena tanggal 3 januari SAYA PRESENTASI EKSTERNAL. doakan saya. plis. doakan saya. plissssss. doakan saya!
ya Alloh, tolong hamba.

yahahaha. selamat h-2 TAHUN BARU!!


Kamis, 23 Desember 2010

idk

i don't know what i was doing.

singkat saja. belakangan ini aku banyak mendapatkan imajinasi baru. bukan inspirasi sebenarnya. mungkin kesesatan. aku juga nggak tahu sebenarnya apa yang membuat sesuatu dianggap sesat, apakah teori/pemikiran dari manusia? atau teori Tuhan? panjang juga aku berdebat dengan pikiranku sendiri, dan aku berkesimpulan. sebenarnya hal yang dijadikan landasan memutuskan sesuatu adalah hati nurani.
nurani adalah topik faforit yang berputar selalu di otaku.
ok, aku akan memulai. jadi belakangan ini aku pernah berpikir. what if i have felt in love with a Christian. tidak benar2 terjadi. hanya what if. ya aku tau kalian semua( mungkin seluruh alam) akan menentang. "kau pendosa!" "kau pezinah!murtad!". nggak tau sih, apakah ada yang benar akan menyelamatkan ku jika what if itu benar-benar terjadi.
nggak, nggak, aku tidak sedang ber khutbah.
yang mau kukatakan adalah, ketika kita memilih sesuatu, dan melakukan sesuatu, sebenarnya itu atas dasar apa? apakah agama? norma? tradisi?
it will be so boring, so unrich. kalau yg terjadi adalah bahkan kita tidk tau buat apa kita melakukan ini-itu.
idk,
saat kita misal dituntut menikah setelah selesai kuliah dan sudah bekerja, itu karena menjalankan tradisi. "sudah saatnya menikah, carilah pasangan,carilah pacar". but wait a minute, apakah pengantin itu tahu apa arti pernikahan sebenarnya? katakanlah, sudah jelas dalam alkuran kita wajib menikah saat siap. siap yang bagaimana? finansial? rohani?
atau misal, sudah saatnya kita pakai jilbab, udah besar. buat apa? atau pakailah jilbab, sudah mens, sudah dewasa. buat apa? karena alkuran mengatakanya? maksudku, coba ceritakan kenapa bisa Tuhan kita menyuruh melakukan ini dan itu?
cara berpikirku selalu demikian. I'm not a practical (walau kadang2 demikian). I'm a theoritical.

selama ini, kedekatanku dengan Alloh tidak konstan. bahkan aku lebih merasa lebih dekat dengan nuraniku. aku nggak mengatakan Tuhan itu tidak sejalan dgn nurani, atau sebaliknya. it's conditional.
pernah suatu hari aku sangat ingin unpar. sangat ingin. maksudnya benar2 ingin sampai aku mencapai tahap tinggal daftar ulang aja. saat itu Bapaku mengatakan hal yang sangat sangat....aku nggak tau. tapi yang jelas kala itu pikiranku masih tak berubah, sampai baru sekarang aku sadar.
bapakku bilang "Kamu sombong". dulu aku benci dikatakan sombong, sok pintar. karena aku ingin unpar bukan bualan. maksud bapaku, aku sangat sombong bahkan menentang kata Alkuran bahwa kita harus berhati2 terhadap nasrani dan sebagainya. kala itu aku nggak mendapat maknanya. so what kalau aku menentang? aku nggak tau kenapa hars waspada dgn mereka?
Tapi Tuhanku bukanya membenciku, namun malah membariku anugrah. belakangan aku masuk arsitektur disini adalah anugrah.
itulah salah satu kisah nuraniku. Alloh tidak menghukumku ketika nuraniku berkata salah. Alloh membantuku ke jalan yang membahagiakan dikala aku mempertahankan apa yang nuraniku ingin lakukan.
Kadang aku salah paham antara nurani dan nafsu.
dahulu saat aku punya pacar, belakangan aku ketahui bahwa itu adalah nafsu. kala itu, aku nggak tahu apa alasanya aku nggak bahagia punya pacar yang baik.dan akhirnya, aku nggak tahu gimana cara Alloh memeritahuku perbedaan nurani dan nafsu, yang jelas nafsu nggak membuatku bahagia.
Alloh Maha Besar.
Aku nggak punya apa apa. sekalipun nurani. Dia yng mengontrol semua. I mean it.
dulu aku di ajari di sd bahwa iman itu: diucapkan dengan lisan, dilakukan dengan perbuatan, dan diyakini dalam hati. sebenarnya itu kebalik. diyakini dengan hati, dilakukan dengan perbuatan, baru diucapkan dengan lisan. I mean, kita nggak mungkin mengatakan sesuatu yang tidak kita pahami benar. kecuali bagi pembual. mungkin aku pembual, tapi saat menjadi pembual, itu seolah aku nggak punya nurani. itu.. tidak membahagiakan.

Oh Ya Alloh, Tuhanku, Engkau sangat Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Maha Besar. saya bukan apa2. debu pun bukan, halusinasi pun bukan. habis nulis ini saya mati pun is not important. really.

Ok, back to topik. what if i have felt in love with a Christian? ya udah, kan cuma what if. ntar aja dipikir kalau benar2 terjadi. untuk saat ini lakukan saja apa yang nurani ingin lakukan. jangan buang energi mu untuk suatu perandaian yang bisa diabaikan untuk saat ini.
oh iya, aku tidak menilai orang lain lo ya, yang menilai diri masing2 individu adalah Tuhan.
ok, have a nice weekend everyone!

Kamis, 02 Desember 2010

3 hal

1. kola besar
saya pelanggan setia big cola. soalnya murah dan membuat melek saat saya dibutuhkan melek di malam malas seperti malam ini. dan ternyata big cola made in indonesia. wah, terkejut juga saya karena heran, mengapa menggunakan nama brang tidak dengan bahasa Indonesia. bahkan ada lambang persatuan sepak bola asing terpasang di label. yah sedihnya. bahkan nama benda dengan menggunakan bahasa pertiwi sudah tidak membuat bangga, bahkan dihindari.
kata pepatah badai pasti berlalu. semoga mental kita segera bangkit. hidup produksi dalam negri.
2. kacamata 3d hand made
dalam suatu acara makrab, yang bertemakan tourism, saya menggunakan kaca mata 3d superbesar yang saya buat sendiri, untuk mengimbangi kostum saya yang melempem. saya terinspirasi dari drama jepang, lovely complex. saat muda dulu, saya pernah ingin mencoba membuatnya, namun baru kesampaian sekarang. hhe.
3. analog pocket
saya sedang sangat ingin memiliki kamera analog. karena teman saya, bello baru beli dari temanya seharga kurang dari Rp 60.000,00.
kamera analog mengingatkan saya akan film ttg kitchen. kata sepotong dialognya,
saya lebih senang menggunakan kamera analog, karena gambar yang saya ambil langsung direkam di sini...
sambil mengetuk2 pelipisnya dengan kamera analog yg sedang dipegangnya. wah keren sekali ya! ada yang tau, saya bisa beli dimana kamera analog pocket?
saya menggambar ini pakai cat air dan spidol..

4. hal tambahan
saya juga punya lapak baru seperti gel2.. sebenenrnya sudah dari setahun kemarin saya punya. tapi tidak aktif saya update..haha. karena kemarin masih kaku gaptek.hhe. boleh saja kalau mau berkunjung.. silakan..

Kamis, 04 November 2010

keluhan

baru kali ini saya merasakan bagaimana saat salah seorang staff di bidang yang kini dikepalai olehku dianggap tidak becus oleh orang lain.
aku sebal sekali dengan orang lain itu. dia membuat seorang staffku merasa sedih tak berguna.
dia mengeluh pada staffku karena sebuah proker acara lecture yang akan dimentori olehnya selalu ditunda setiap minggu. dan staffku inilah penanggung jawab acara.
okelah ini mungkin hanya masalah komunikasi. dan detil permasalahan dan pembelaan nampaknya tidak perlu saya ceritakan disini.

namun yang saya renungkan adalah,
betapa saya jauh lebih sakit hati ketika anak buah saya disepelekan daripada saya yang dilecehkan. mau orang nyoret2 foto saya di mading, mau orang ngelecehin saya lewat surat, mau orang ngecengin saya sampai lebaran kuda, rasanya tidak sesakit hati ini. rasanya saya tidak sepeduli ini.
mungkin... karena saya paham seberapa giat para staff bekerja, saya yang mengarahkan apa-apa yang harus dilakukan, sehingga saya mengenal setiap karakter kerja staff yang mencerminkan cara kerja saya. sebersit saya membayangkan, apakah ini mirip seperti proses ikatan antara orang tua dan anak.

kemudian, saya tidak habis pikir. betapa seorang yang merasa (dan memang) dewa dalam suatu bidang dan (mungkin) sudah merasa profesional, sehingga tidak merasa setingkat bekerjasama dengan sebuah tim yang kurang profesional. lalu dengan mudah mengeluhkan kinerja yang lain karena keleletan dan keteledoran yang lain. saya jadi bingung sesungguhnya apa itu profesional.
katanya, proffesional itu adalah orang yang ahli di bidangnya.
jadi ketika saya meminta seseorang yang profesional menjadi mentor dalam lecture yang terkait dengan profesinya, itu adalah salah. karena dia adalah profesional, bukanya mentor. tidak ada semangat mengajar dalam dirinya. target yang saya inginkan(bahwa audiensi akan memahami lecture) tidak akan tercapai.
lain kali kalau saya akan mengadakan lecture, maka saya akan mencari orang yang berkompeten dan berniat mengajari dan profesional.

sudah.

Sabtu, 30 Oktober 2010

rumah ku

pak, aku mau beli mouse, mouse ku ketinggalan
ya terserah

pak, aku mau beli kamus juga
ya terserah

aaaa aku males sekolah
ya terserah








hujan emas di negri orang, lebih bik hujan abu di nergi sendiri

Rabu, 15 September 2010

fokus

adooooooh gemana sih caranya fokus? mau cari preseden aja buka blog dulu.hahaha.
aku harus seharian buka internet dulu baru keelar bikin tugas. padahal teman2 lainya cuma butuh 2 jam untuk fokus nyari data trus mikir trus bikin.

apakah saya tidak bisa mengendalikan pikiran ya? mungkinkah saya punya kelainan otak?
baiklah, untuk membuktikanya coba saya mau fokus dulu nyari 1 preseden apakah bisa dalam wakti 1 jem? let's see

Rabu, 25 Agustus 2010

mulai enggak santai

besok ada kumpul studio perancangan 3. padahal kita2 baru dijadualkan masuk sekolahnya tanggal 30 agustus.

mulai nggak santai.
harapan di semester ini, semoga tetap bahagia dan mendapat ilmu yang bisa dipertanggungjawabkan.