aku sedang bingung.
beberapa hari yang lalu, aku minta bimbingan teman baru, sodaranya gelgel. namanya masican. aku minta diajari menggambar. lucu mungkin ya, nggambar aja diajari. tapi aku butuh, karena aku lupa bagaimana caranya.
aku bingng.
semua orang tau kalau nggambar itu menceritakan lewat simbol. sama seperti sastrawan menceritakan lewat simbol kata2, penari lewat simbol gerakan berirama, musisi lewat nadanada.
ya memanfg sesimpel itu sebenernya.
tapi aku bingnung.
saat aku ingin bercerita lewat simbol, aku serasa hampa. semakin dipikir semakin kusut. teman baru saya yang lain, mas regol bilang : kamu terlalu banyak berpikir, cop.
ouh. oke. so how do i do draw without thinking?
aku sedang bingung teman, sampai sekarang.
selama ini yang kuahu, menggambar itu menorehkan simbol-simbol, dengan kedua tngan kita, dipikirkan pake otak, dan dikaitkan dengan hati, dengan rasa.
rasa.
itu yang aku merasa nggak ada dalam proses ini.
aku nggaka tahu bagaimana rasa ini bisa kutemukan kembali. kemana hati ini berlari berloncatan. au nggak tau kemana. aku ngin berdialog dengan diriku.
hey sofia, apa yang kamu rasakan?
seandainya aku bisa bercakap dengan nurani, aku pikir proses gambar-menggambar ini akan mudah. karena aku bisa memastikan aku mau menggambar apa, setelah aku tau apa yang kurrasakan.
Ya Tuhan ku, dimana hatiku berada?
apakah setan sudah merebutnya dan meleburkanya dengan serpihan abu kesenangan batin.
bagaimana menciptakanya kembali?
oke, aku tidak meyalahkan setan, memang pertahananku akan nurani kurang kuat dan mudah dijebol.yasudahlah, memang sudah terjadi aku kehilangan cahaya.
umm.
kapan ia bisa muncul lagi, ya Alloh?
segeralah beri hamba petunjuk. hamba merindukanya sangat.
oiya, tulisan ini tidak kupikirkan alurnya, hanya menceritakan saja apa yang sedang kurasakan.
aku sedang menanti hasil ujian semster ini. semoga kali ini aku tidak mengecewakan orang tua.
oh sofia, maafkan aku yang tidak menjalankan semester ini dengan cahaya kalbu, maaf. maaf aku lemah sekali.
sofia, sampaikan pada Tuhan supaya kuatkan aku, hanya Dia yang bisa menguatkan dan mengembalikan hati.
sekali lagi, aku berkata tanpa berpikir. hanya ego, nafsu, dan serpihan hati yang bicara. jadi kalau ada salah kata, mohon dibetulkan, dan mohon maaf.
1 komentar:
aku malah lagi pengen mencontek2 gambar cop :D
Posting Komentar