Jumat, 19 Desember 2008

sudut pandang

haha. judulnya ngARSI banget ya,,hehe. seolah-olah 'perspektif ortogonal'..huek.
tapi bukan itu, konteksnya bukan keARSIan kok.
jadi gini,

saya ingin bercerita tentang suatu pengalaman kocak yang saya dapatkan pasca putus dengan mantan..hehe. beberapa hari setelah saya putus dengan gilang yang sekolahe di ugm, saya masih terbayang syalala akan peristiwa naas yang menimpa kami (baca=pegat). di hari itu, mata kuliah seni yang menyenangkan jadi terasa sephia..no colour..no meaning..betebete akh..betebete akh..
samapai suatu ketika menjelang istirahat, labib, temen saya datang menghampiri ke meja saya.
labib ; sof, mantan lo anak jogja kan?
aku : em..em..(kok tau aku baru putus?????labib knal gilang, kah?. secara mantan saya cuma satu itu)..ho oh..
labib ;sekarang tinggal di jogja?
aku : ..heee..heeh.. (tau darimana sih si labib??)
labiab : lagi kuliah dijogja kan?anak ugm bukan? hehe
aku : ..(tak bisa berkata-kata..hanya termanggu menunggu kata2 labib selanjutnya. semacam = gilang sodara gw, kmaren gw nelfon dy, syalala)
labiab : ntu...jadi, mantan gw tukh, temenya mantan lo...
labib lagi : mantan lo namanya..em.. wahyu kan?
aku : ....(krik..krik..krik)
labib : kan?
aku : ..(mencoba mencerna kata2 labib)
labiab : ..gg..gg..gyahahahahaha.. tampang lo sof!!!.. (sambil mengibaskan tangan kearahku, dan berlalu pergi jajan)
aku :..
aku :..
aku :..woalah................! ra penting bib!!!hahahahahahahahaha..

dasar, gojekane cah jakarta ki pancen ora nggugu..kekekek. tapi aku sungguh terhibur di garapi labib kayak gitu.. seolah olah, semua masalahku mangenai pegat-pegatan jadi terasa nggak penting..hhe..eh, bukan nggak penting..melainkan, itu bukan lah suatu masalah.hehehe.
jadi, akibatnya, setiap kali saya sedih karna rindu terbayang mantan, saya jadi inget sama gojekannyasi labib. hehe. dan sebenarnya masalah yang saya anggap pelik itu, kalau dilihat dari perspektif yang lebih rasional tanpa melibatkan ego, hanyalah simpel stuff sebagai bahan guyon belaka..waw..betapa luas terasa setelah saya memikirkan ini.haa~lega~xexexexe.
eh,eh, bukan gilang lo, yang simpel stuff, tapi masalah pegatnya kami..(hehehe. takut 'ada' yang mbaca)

yayaya, jadi, masalah memang tidak akan selesai sat masalah itu terjadi. yoi nggak?hehe.

*epilog = knapa labib sangat pintar menebak kalo saya punya mantan ya? hal itu masih menjadi misteri..hehe..apa tampang saya kayak udah punya mantan ye? setua itukah??hehe

8 komentar:

ailehcram mengatakan...

hah ahahahaaa

wah cop
judulmu ta kira akan membicarakan perspektif arsi
hehe.
masalah itu kayak menggarami gelas dan menggarami danau
begitulah

rizkabukansimsimapalagisimbah mengatakan...

menggarami gelas dan menggarami danau??? (thoeoeoeoengggg.... ga mudheng)

yayaya,, mari songsong hari esok yang cerah ceria dengan hati gembira!!!

Anonim mengatakan...

hoho...
apakah waktu nulis ini kamu berpikr "ada" yang bacaa?

copey lagi mengatakan...

gupi> iya gup, anda benarrh. semoga pikiran dan hati kita seluas garam..heheehe..eh, danau dinx :P
simbah> itu crita yang sangad keren, tanyaklah pada gupi selengkapnya :D
gel> enggak si, cuma kan rada menyinggung sara..henya antisipasi ..hehehehe

all> knapa nek aku menyinggung masalah pribadi baru langsung do ngomen c?? dasar ><

Loretta Ollich mengatakan...

klo kata nodame...
seperti menggarami siput yang sudah banyak garamnya,, sia2....
dong ra? aku yo radong sih,, pepatahnya nodame gitulohh..

Journal Kinchan mengatakan...

SARA? antara anak arsi dan non arsi??
*ra ono hubungane
wes ndang nikah wae
*jkakakakak

Fu! mengatakan...

wweh da putus toh say?hahaha ketinggalan gosip

Anonim mengatakan...

peyyy, udah putus to kamu?

semacam kontras baca postingan baru kamu yang pengen punya suami dokter.terus baca postingan lama kamu yang ini.

hihihi.gimana kabar kuliahmu?menanti ip pertama ya?